Generasi terdahulu umat Islam dari kalangan Sahabat dan Tabi’in kata Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah selalu berkumpul untuk tilawah dan saling menyimak Al-Qur’an dalam rangka menata hati dan mensucikan jiwa mereka. Rumah-rumah mereka, khususnya di bulan Ramadhan, berdengung tak ubahnya lebah-lebah, terpancari sinar, bertabur kebahagiaan. Mereka membaca Al-Qur’an dengan tartil, berhenti sejenak pada ayat-ayat yang membuat mereka ta’jub, menangis di kala mendengar keindahan nasehat-nasehatNya, gembira dengan kabar kebahagiaan. Mereka mentaati perintahNya sebagaimana menjauhi larangaNnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Gerhana, Mitos Matahari dan Bulan Ditelan Raksasa
Fenomena gerhana matahari atau bulan menurut mitologi nenek moyang orang Jawa dikaitkan dongeng buto (raksasa) memakan bulan atau matahari. ...
-
Fenomena gerhana matahari atau bulan menurut mitologi nenek moyang orang Jawa dikaitkan dongeng buto (raksasa) memakan bulan atau matahari. ...
-
John Howkins Munculnya ekonomi kreatif mencerminkan pergeseran besar terjadi dalam dunia ekonomi, pergeseran dari ekonomi yang berdasarkan p...
-
Pseudokopulasi adalah perilaku yang mirip dengan kopulasi (kawin) yang melayani fungsi reproduksi untuk salah satu atau kedua individu tetap...

No comments:
Post a Comment